Bersama Luka




Melihatmu bahagia
Dari kebersamaan kita kemarin
Hal itu telah cukup
   Cukup membuat hati ini perih
   Merenung dengan ketegangan hati
   Seiring lantunan galau
   Yang menyayat hati


Berhenti! Diam! Pergi!
Dan terimakasih pernah singgah
Dengan penuh harapan
   Lalu pergi dengan sejuta luka
   Setidaknya aku mengerti
   Bagaimana aku harus berdamai dengan hati
   Yang mulai lelah berangan dengan janji
Berhentilah merasa patah
Dalam keterpurukan cinta yang salah
Berhentilah dalam tulisan diksi
Yang selalu kau sesali


Nauroh Syifa Fadhillah | Juli 2020

Comments

Popular posts from this blog

BEDA

Dengarkan